ARTIKEL DAN BERITA


goodnewsfromindonesia
Luar Biasa! Komunitas Ini Gencar dalam Menghidupkan Sejarah Bangsa
Salah satu daerah yang kaya akan sejarah di Indonesia. Banyak komunitas pemerhati sejarah lahir disana, salah satunya adalah Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI). KPBMI lahir pada 4 Maret 2017. Anggotanya terdiri dari berbagai latar belakang usia, pendidikan, dan profesi. Namun, mereka memiliki visi yang sama, yaitu melestarikan budaya dan sejarah bangsa melalui museum. KPBMI bergerak secara spontan dan mandiri. Acara yang baru saja dilaksanakan oleh KPBMI adalah peringatan HUT ke-72 RI yang terdiri dari beberapa acara.


Antara Jateng
KPBMI akan luncurkan dua komik Cagar Budaya dan Museum
Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia atau KPBMI akan meluncurkan dua komik mengenai cagar budaya dan museum, di mana keduanya akan segera diterbitkan dalam waktu dekat dan dibuat dengan gaya generasi jaman now. Isinya tentang percakapan tokoh dewa Ganesa ata dewa ilmu pengetahuan bercerita tentang cagar budaya, kemudian larangan vandalisme, dan bagaimana merawat cagar budaya seperti bangunan, situs bersejarah, benda dansebagainya, ujar Dewan Penasehat KPBMI Sulianto Susanto seperti dikutip laman hiburan GoHitz.com.
koran jakarta
Bangga Merawat Cagar Budaya
Sebagai wilayah peninggalan kerajaan, benda cagar budaya menyebar di hampir penjuru Tanah Air. Sayangnya, benda-benda tersebut kerap ditemukan rusak. Rusaknya benda cagar budaya lantaran pembangunan sejumlah proyek maupun ulah tangan jahil. Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI) berupaya melestarikannya. Kerusakan benda-benda cagar budaya atau warisan budaya tak bisa terelakkan. Kemajuan jaman, pembangunan proyek bahkan perubahan sosial masyarakat menjadikan benda-benda tersebut banyak mengalami kerusakan bahkan sampai berubah bentuk.


Museumku
Peluncuran Novel Sejarah tentang Etnis Tionghoa di Museum Sejarah Jakarta
Pada tanggal baik dan bulan baik, 5-5 atau 5 Mei 2018, Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI) meluncurkan novel sejarah berjudul Enru (1980-1741) karya Lia Zhang di Ruang Theater Museum Sejarah Jakarta. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Museum Sejarah Jakarta dan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Dalam buku itu dikisahkan Enru Tirtonegoro merupakan seorang direktur kreatif sebuah biro iklan di Jakarta. Suatu ketika, ia mendadak berada di Batavia masa 1720-an. Di Batavia, dari awalnya terus berontak, usaha pulang ke Jakarta sampai akhirnya pasrah mengikuti arus sebagai penduduk Batavia.


Himapedia
Mengenal Amir Sutaarga, Bapak Museum Indonesia
Nama Mohammad Amir Sutaarga memang tidak populer, namun siapa sangka putra kelahiran Rangkasbitung 5 Maret 1928 merupakan pioner permuseuman di Indonesia. Anak sulung dari pasangan M. Ilyas Sutaarga dan Siti Mariah ini sebenarnya bercita-cita menjadi ahli perkapalan dan ingin menempuh pendidikannya di Belanda. Namun Amir, demikian panggilannya gagal mewujudkan keinginan tersebut akibat adanya perang yang pecah pada 5 Maret 1942. Semasa bersekolah di Taman Madya Yogyakarta, ia pun akhirnya memutuskan untuk bergabung ke dalam dunia militer. Bersama Uka Tjandrasasmita, teman karibnya, Amir bergerilya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Berkat kecerdasannya, Amir muda ditugaskan pada bagian intelejen sebagai perwira penghubung


Tempo.co
Usai Kebakaran Museum Nasional, KPBMI Ingatkan Potensi Pencurian Koleksi
Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI) mendorong pemerintah agar lebih serius memperhatikan museum setelah insiden kebakaran Museum Nasional. KPBMI juga menyampaikan bahwa kasus kebakaran Museum Nasional telah menambah daftar bencana yang terjadi pada sejumlah museum di Indonesia, salah satunya Museum Bahari yang terbakar pada 2018.


Detik.com
Usai Kebakaran Museum Nasional, Pemerhati Sarankan Sederet Hal Ini
Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI) menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah kebakaran yang menimpa Museum Nasional (MNI) di Jalan Medan Merdeka Barat pada Sabtu (16/9/2023) lalu. Kejadian tersebut terjadi tepat pada pukul 20.00 WIB dan pemadaman baru dinyatakan selesai pada keesokan harinya, Minggu (17/9/2023) pukul 00.15 WIB. Kobaran api menyebabkan 6 ruangan di Gedung A terbakar, sementara ruangan lainnya dipastikan aman dan tidak terbakar.


rri.co.id
Walking Her Story Rayakan Hari Kartini lewat Jelajah Sejarah
Acara bertajuk "Walking Her Story" ini hadir sebagai ruang refleksi yang memadukan wisata jalan kaki dengan eksplorasi museum yang kaya akan nilai patriotisme. Suasana kota yang bersejarah dipastikan akan memberikan pengalaman emosional yang mendalam bagi setiap individu yang bergabung dalam perjalanan ini.


rri.co.id
Wisata 'Walking Tour' Tren Baru Wisata Kota di Jakarta

Fenomena berjalan kaki menelusuri sudut-sudut kota kini tengah menjadi tren gaya hidup baru yang digandrungi masyarakat urban di Jakarta.

Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas olahraga ringan, melainkan sebuah perjalanan naratif yang menghubungkan individu dengan memori kolektif ruang publik. Dengan berjalan kaki, para peserta dapat mengamati detail arsitektur dan sejarah yang sering kali terlewatkan saat menggunakan kendaraan bermotor.


rri.co.id
Jelajahi Sejarah Perempuan Melalui Walking Her Story

Menelusuri jejak perjuangan emansipasi tidak melulu harus dari balik meja, melainkan bisa melalui langkah kaki yang menyusuri sudut kota. Kegiatan bertajuk "Walking Her Story" mengajak masyarakat untuk meresapi semangat Hari Kartini dengan mengunjungi situs-situs bersejarah di Jakarta. Peserta diajak berjalan santai sembari menyelami narasi hebat tentang peran perempuan dalam panggung sejarah nasional.


rri.co.id
Menelusuri Jejak Sejarah Kamp Interniran Perempuan Tjideng di Jakarta

Di balik hiruk-pikuk sudut modern Ibu Kota, tersimpan lembaran kelam yang memendam kisah kemanusiaan mendalam. Sudut-sudut jalan di kawasan Cideng kini kembali bersuara, memanggil ingatan publik pada peristiwa berat era 1940-an. Penelusuran kisah masa lalu ini hadir sebagai ruang perenungan agar jejak perjuangan hidup tak padam tergerus zaman. Langkah nyata ini menjadi sarana menganyam kembali tali ingatan sejarah yang kerap luput dari perhatian masyarakat urban.


voaindonesia

Museum Indonesia, Riwayatmu Kini

Kekunoan, menyeramkan, hanya menampilkan masa lalu. Mungkin banyak yang sependapat kalau diminta membayangkan tentang museum. Apakah citra mengenai museum di Indonesia masih seperti ini? Apa saja yang harus dibenahi?


mediaindonesia

Inovasi Digital untuk Benahi Museum

SETIAP akhir pekan biasanya museum ramai dikunjungi anak-anak sekolah atau pengunjung umum dari luar daerah. Karena berlakunya social distancing dan berbagai kebijakan untuk meminimalkan penyebaran virus korona baru (covid-19), museum pun kehilangan pengunjungnya.


thejakartapost

Many dream Tj. Priok station will shine again

unlike Old Town in West Jakarta, the history of the once beautiful train station in Tanjung Priok, North Jakarta, is all but forgotten due to a lack of promotion from the city administration and the state-owned railway company PT KAI.



jakartaglobe

Young Entrepreneurs to Revive Jakarta's Kota Tua

The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, or Unesco, and Citi Foundation hosted the Young Entrepreneur Gathering 2019 at Jakarta's Old City, or Kota Tua, on April 25-28. The event comprised a series of exhibitions, seminars and workshops to attract young enterpreneurs to develop new businesses at cultural heritage sites and tourist destinations around the country. 


daerah.sindonews

Kisah Bang Pi'i si Jawara Senen dan Awal Mula Kriminalitas di Jakarta

Pada masa pemerintahan orde lama, nama Imam Imam Syafei atau lebih dikenal dengan sebutan Bang Pi'i, mungkin tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, khususnya warga DKI Jakarta. Ya, pemimpin sebuah geng yang dikenal kerap melakukan tindakan kriminalitas itu pernah menduduki jabatan strategis di era pemerintahan Presiden Soekarno.


liputan6

Asyiknya Belajar Membaca Aksara Kuno dari Prasasti

Pernahkah Anda belajar menulis aksara kuno? Umumnya selama ini aksara yang masih dipelajari dan digunakan di sekolah dasar daerah adalah aksara Hanacaraka. Tapi tahukah anda jika jenis aksara Hanacaraka merupakan turunan dari jenis aksara Pallawa?


Kontak Kami

  • 0838-7494-8510

  • kpbmi2017@gmail.com

  • Jl. Jalak Komplek Hankam No.1 1, RT.8/RW.2, Slipi, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11480

Langganan

Langganan untuk mendapatkan informasi terbaru seputar KPBMI